Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengemukakan tersedia kurang lebih 14 juta orang yang akan gunakan kereta api sebagai moda transportasi, sepanjang Libur Nataru. Dia berharap kepada semua petugas di stasiun untuk meyakinkan para penumpang kereta api bisa terlayani bersama baik di tengah lonjakan pergerakan di era libur.

Dia mengatakan, animo masyarakat yang tinggi untuk bepergian di era libur natal dan tahun baru, pertanda ekonomi nasional senantiasa tumbuh.

Bersamaan bersama itu, Budi menyatakan jikalau di sektor transportasi sebagai pendukung sektor ekonomi, pariwisata, dan lainnya mesti secara mendetil mempersiapkan bersama baik tentang ketepatan waktu, service prima, dan juga mengantisipasi adanya gangguan keamanan.

Apel Siaga

Apel Siaga di Stasiun Gambir dihadiri oleh beraneka instansi yaitu: PT KAI, TNI, Polri, Basarnas, Dishub, dan juga unsur tentang lainnya. Turut hadir di dalam kesibukan tersebut Pj. Gubernur DKI Heru Budi Hartono, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Kusworo, dan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Kementerian Perhubungan awalnya memprediksi kuantitas pergerakan orang pada libur natal dan tahun baru 2024 raih 107,63 juta orang atau 39,83 persen dari keseluruhan populasi nasional. Prediksi ini berasal dari hasil survei daring.

“Pada libur Nataru tahun lalu diprediksi yang melakukan pergerakan 44,17 juta orang, selagi th. ini diprediksi 107,63 juta orang. Jadi meningkatnya sangat signifikan di atas seratus persen,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Senin (20/11).

Menurut hasil survei, alasan masyarakat bepergian di era libur Nataru yang paling tertinggi adalah liburan ke lokasi wisata 45,29 persen. Kemudian liburan pulang kampung 30,15 prosen dan merayakan Nataru di kampung halaman 18,98 persen.