Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten mengeluarkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) kasus penjaga ternak kambing, Muhyani (58), yang membunuh pencuri kambing. Alasan kejaksaan menghentikan kasus itu dikarenakan berasumsi Muhyani terpaksa dan membela diri selagi kejadian.

Kapolresta Serang Kota Kombes Sofwan Hermanto mengaku sudah menerima keputusan Kejati Banten yang mengeluarkan surat keputusan penghentian penuntutan (SKP2) kasus penjaga ternak kambing, Muhyani (58), yang membunuh pencuri kambing. Sofwan mengajak semua pihak menghormati keputusan tersebut.

Sebelumnya, Sofwan menilai perbuatan yang ditunaikan oleh Muhyani tidak tersedia unsur pembelaan diri. Sofwan menerangkan, didalam momen sebelum akan penusukan itu terjadi, Muhyani bisa menghendaki bantuan kepada warga sekitar.

baca juga :  Lima Mayat Pada Kampus UNPRI Medan adalah Kadaver ?

Diketahui, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Jumat (24/2) lalu. Pada kala itu Muhyani coba memelihara kambing yang hendak dicuri oleh dua orang pelaku.

Muhyani sesudah itu membela diri bersama melawan para pencuri. Satu pencuri bernama Wardi tewas di tangan Muhyani. Wardi tewas usai ditusuk pakai gunting. Sementara satu pencuri lainnya sukses kabur.